Penting! Kenali Tanda-Tanda Mau Melahirkan

Kehadiran sang buah hati di tengah-tengah pasangan, sangatlah dinanti-nantikan. Dari awal bertemunya pasangan, hingga keberhasilan program hamil cepat, pasangan baru pasti sangat menginginkan untuk bisa segera menggendong dan memomong sang buah hati. Namun, sebelum bertemu dengan sang buah hati yang masih berada dalam kandungan, ibu hamil dan sang janin harus berjuang di akhir masa kehamilan, yakni melalui proses persalinan. Bagaimana tanda-tanda mau melahirkan bagi ibu yang hamil tua? Pembahasannya akan diulas di bawah ini.

Selama mengandung, sebaiknya ibu hamil bisa memahami apa saja yang berkaitan dengan fase pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati sejak dalam kandungan, baik itu gejala yang ditunjukkan, semua risiko yang dapat terjadi, sampai dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik untuk janin. Ibu hamil supaya selalu memeriksakan dirinya dan sang buah hati kepada dokter kandungan atau kepada bidan terdekat secara rutin.

Penting! Kenali Tanda-Tanda Mau Melahirkan

Setelah memasuki masa akhir kehamilan, ibu juga supaya memahami berbagai hal mulai dari gejala awal melahirkan, proses persalinan, serta pasca persalinan. Hal ini akan bermanfaat dalam menghadapi proses persalinan yang akan dilalui, sehingga sang ibu tidak akan panik dan dapat melaksanakan proses persalinan dengan lancar dan selamat.

Pentingnya Mengetahui Tanda-Tanda Mau Melahirkan bagi Ibu Hamil

Berikut beberapa gejala awal yang menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan bagi ibu hamil:

Terasa Nyeri di Selangkangan

Salah satu tanda bahwa ibu hamil akan melahirkan adalah ibu hamil akan merasakan nyeri di bagian selangkangan karena ada tekanan yang mendorong rahim. Hal ini menunjukkan bahwa kepala janin sudah turun ke bawah ke daerah rangka tulang pelvis ibu. Karena adanya tekanan yang kuat, ibu hamil juga akan merasakan sensasi ingin buang air kecil lantaran kandung kemih juga mendapatkan tekanan. Ibu hamil juga akan merasakan mulas, sering buang air besar, dan sering buang angin.

Sakit pada Panggul dan Tulang Belakang

Tanda lain bahwa proses persalinan sudah dekat adalah ibu hamil akan merasakan sakit yang berlebih pada panggul dan bagian tulang belakang. Rasa sakit ini muncul akibat adanya pergeseran dan pergerakan janin yang mulai turun dan menekan tulang belakang.

Keluarnya Lendir Bercampur Darah

Pada saat kehamilan, bayi disumbat oleh gumpalan lendir yang lengket atau mucus pada leher rahim. Ketika proses persalinan sudah dekat, serviks akan mulai membuka, sehingga gumpalan mucus atau lendir juga akan turun. Pada saat yang bersamaan, cairan amniotik dan membran yang mengelilingi bayi agak memisah dari dinding rahim. Mucus yang keluar dengan sedikit darah, menandakan bahwa ibu hamil akan segera menjalani proses persalinan.

Kontraksi yang Semakin Kencang dan Teratur

Terjadinya kontraksi menunjukkan dengan semakin jelas bahwa ibu hamil akan segera menjalani proses persalinan. Pada awalnya, kontraksi hanya dirasakan pada punggung bawah, yang kemudian secara perlahan dirasakan turun ke bagian bawah perut. Sejumlah wanita menggambarkan rasanya hampir sama dengan rasa mulas pada saat menstruasi.

Kontraksi yang terjadi di bagian bawah perut akan terasa jika diraba dengan menggunakan tangan. Semakin ke bagian bawah maka kontraksi akan semakin teratir dan semakin sering terjadi.

Rahim disusun oleh otot-otot longitudinal involuntary yang merupakan otot-otot yang bekerja tidak di bawah sadar manusia, sehingga tidak dapat dikontrol sesuka hati. Selama proses melahirkan, otot rahim tersebut semakin menebal dan memendek seiring dengan dekatnya proses persalinan. Semakin mendekati dengan proses persalinan, maka rahim juga akan semakin membuka yaitu sekitar 8 – 10 cm. Saat ini bukaan rahim dihitung dengan satuan bukaan jari. Pada bukaan penuh, berarti dengan bukaan 5.

Empat tanda-tanda mau melahirkan ini sangat perlu diketahui oleh ibu hamil serta pasangannya, sehingga ketika tanda-tanda mau melahirkan ini sudah muncul, maka sang istri dapat memberitahukan kepada suami, dan suami dapat segera menghubungi atau membawa sang istri kepada dokter kandungan atau bidan terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*